Ganti Judul dan ALt sendiri

Elsa Maharani, Prinsip Berdayakan Perempuan dengan Social Entrepreneurship

Elsa Maharani tertegun ketika membaca kalimat berbunyi, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni).

Elsa Maharani, Bermanfaat dengan Cara Berdayakan

Elsa Maharani, Bermanfaat dengan Cara Berdayakan

Saat itu, 2016 silam, Elsa sedang melakukan usaha sederhana sebagai ibu rumah tangga. Ia menjual baju secara online. Renungan tentang menjadi sebaik-baiknya manusia yang mulanya ia simpan dalam pikiran, perlahan menemukan titik terang hingga akhirnya menjadi moto Maharrani Hijab. 

Elsa mengusung konsep social entrepreneurship pada bisnis produksi hijab dengan merek Maharrani Hijab. Ia memberdayakan perempuan melalui kampung jahit di Padang. Wanita berwajah teduh ini memberikan pelatihan serta fasilitas yang diperlukan. 

Fokus pada kualitas produk dan pemberdayaan perempuan menjadikan Maharrani Hijab sukses bersaing di pasar nasional dan internasional. Pencapaian ini membuat Elsa berkomitmen memperluas dampaknya dengan memberdayakan hingga 1.000 perempuan.

Para penjahit diberikan pengetahuan tentang menjahit dan edukasi tentang kualitas produk, sehingga mereka tidak hanya memiliki keahlian secara teknis, tetapi juga kesadaran akan pentingnya standar mutu dalam setiap produk yang dihasilkan. Ini membuat produk Maharrani Hijab semakin diminati karena konsumen sudah yakin pada kualitas yang senantiasa terjaga.

Maharrani Hijab berhasil tumbuh sebagai brand yang tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga pada dampak sosial positif di lingkungannya. Ini tidak terlepas dari visi Elsa untuk menciptakan perubahan, sehingga menjadi inspirasi bagi perempuan agar dapat berdaya dan berkarya dari rumah.

Dampak Usaha Elsa

Maharrani Hijab telah memberi manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar. Elsa, lewat Maharrani Hijab, memberdayakan masyarakat kampungnya, terutama para ibu rumah tangga yang semula tidak memiliki penghasilan. Kini, mereka sudah memiliki penghasilan tetap yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Mulanya, sebanyak 15 orang diberdayakan menjadi tenaga produksi dan 150 orang bergabung sebagai reseller dan agen. Jumlah ini mungkin masih terbilang mini. Namun, Elsa yakin bahwa langkah kecil ini dapat membawa dampak positif berkelanjutan jika gerak dapat disatukan. Layaknya semangat Satukan Gerak, Terus Berdampak. 
Awal dari semua kegagalan adalah tidak mau belajar. (Elsa Maharani)
Seperti para ibu rumah tangga yang bekerja memproduksi Maharrani Hijab. Sebelumnya, mereka hanya berprofesi sebagai pencacah batu kali dan asisten rumah tangga. Kini, mereka mempunyai penghasilan tetap di atas Upah Minimum Regional Kota Padang. Bahkan, untuk tas bungkus produk Maharrani Hijab, Elsa memberdayakan narapidana di lembaga pemasyarakatan setempat.

Kegiatan Sosial

Tidak hanya fokus dalam urusan bisnis, Elsa juga terlibat aktif dalam kegiatan sosial bersama warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Muaro. Kegiatan sosial lainnya berupa pendirian Rumah Quran Serambi Minang yang saat ini telah menampung lebih dari 200 santri (tidak mondok), mulai dari anak-anak sampai mahasiswa.

Selama pandemi, Elsa juga bekerja sama dengan mahasiswa Tata Busana di kotanya untuk membuat masker agar dapat disumbangkan kepada masyarakat.

Kesejahteraan Pekerja

Elsa juga memastikan kesejahteraan para penjahit melalui program-program pendukung, seperti cek kesehatan rutin yang bekerja sama dengan puskesmas setempat dan pemberian akses BPJS bagi mereka yang belum memiliki.

Kehadiran Maharrani Hijab tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan baru, tetapi juga memberikan berbagai fasilitas sosial yang bermanfaat bagi karyawan dan keluarganya.

Pendekatan ini membuat Maharrani Hijab bukan sekadar brand fashion, melainkan komunitas sosial yang mengutamakan kesejahteraan pekerja dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Kendala dan Tantangan bukan Alangan 

Rumah jahit Maharrani

Tidak selalu mulus, Elsa juga mengalami banyak kendala dan tantangan yang cukup kompleks selama menjalankan bisnis, seperti persaingan ketat di industri fashion dan pengelolaan tim yang beragam. Namun, Elsa dapat mengatasi kendala dan tantangan ini. Salah satu caranya adalah dengan menjaga standar produk dan pelayanan yang diharapkan konsumen, serta memastikan setiap anggota tim memahami visi dan nilai Maharrani Hijab.

Pada tahun 2020, Elsa Maharani terpilih menjadi salah seorang penerima apresiasi SATU Indonesia Awards Provinsi Sumatera Barat bidang kewirausahaan dengan judul kegiatan Penjahit Asa Perempuan dari Kota Padang.
Maharrani Hijab lahir dengan prinsip social entrepreneurship. Tujuan utama memberdayakan perempuan, sehingga setiap tantangan menjadi peluang untuk memperkuat tim dan memperluas dampak sosial bisnis. (Elsa Maharani)

Sumber:

  • Akun Instagram @elsamaharrani https://www.instagram.com/elsamaharrani/
  • Akun Instagram, @evermos.impact https://www.instagram.com/p/DDY-62Xz8ws/
  • E-Booklet 15th SIA 2024
  • Izdihar, A. 2024. Maharrani Official: Perjalanan dan Visi Elsa Maharani dalam Mengembangkan Bisnis Berbasis Pemberdayaan Perempuan. https://evermos.id/impact/maharrani-official-perjalanan-dan-visi-elsa-maharani-dalam-mengembangkan-bisnis-berbasis-pemberdayaan-perempuan/. Diakses pada 01 November 2025.
Karunia Sylviany Sambas
Saya adalah seorang tenaga kesehatan yang suka menulis, membaca dan mempelajari hal-hal baru. Alamat surel: karuniasylvianysambas@gmail.com
Newest Older

Related Posts

Post a Comment